NEWS SIBU – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menegaskan dukungannya terhadap sikap Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar terhadap iklim investasi di Indonesia. Presiden dinilai tegas dalam memastikan perlindungan terhadap investor serta menindak tegas praktik pungutan liar (pungli) yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden Tegas Berantas Pungli
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menyatakan bahwa langkah Presiden Prabowo untuk menciptakan iklim investasi yang sehat merupakan bagian penting dari strategi pembangunan nasional. Ia menilai ketegasan Presiden dalam menindak pungli menjadi sinyal kuat bagi aparat pemerintah agar tidak bermain-main dengan kepentingan ekonomi rakyat.
Baca Juga : Eddy Soeparno Tegaskan Dukungan MPR terhadap Komitmen Prabowo Lindungi Investasi dari Pungli
“Presiden sudah menegaskan, tidak ada ruang bagi pungli dalam pemerintahan ini. Aparatur negara harus menjadi pelayan publik, bukan penghambat investasi,” ujar Lestari di Jakarta, Kamis (7/11/2025).
Ia menambahkan, praktik pungli yang masih terjadi di sejumlah sektor, baik perizinan maupun proyek strategis, berpotensi merusak kepercayaan investor dan memperlambat arus modal masuk ke daerah.
Dorongan untuk Birokrasi yang Bersih dan Efisien
Menurut Lestari, upaya menciptakan birokrasi yang transparan dan efisien merupakan prasyarat penting bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. “Birokrasi harus menjadi fasilitator, bukan penghalang. Jika sistem pelayanan publik bersih, investor akan merasa aman menanamkan modalnya,” katanya.
Ia juga mendorong seluruh kepala daerah agar sejalan dengan kebijakan Presiden dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. “Daerah tidak boleh berjalan sendiri. Harus ada sinkronisasi antara pusat dan daerah dalam melindungi investasi,” tegasnya.
Investasi Sebagai Penggerak Pertumbuhan Nasional
Sementara itu, anggota MPR lainnya, Bambang Sadono, menilai bahwa investasi adalah motor utama pertumbuhan ekonomi yang harus dijaga bersama. Ia menyebut, keberhasilan menarik investor asing maupun domestik tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada kepercayaan terhadap aparat penegak hukum dan pemerintah.
“Kalau aparat bisa menjamin keamanan dan kepastian hukum, investor tidak akan ragu menanamkan modalnya di Indonesia,” ujarnya.
Bambang juga menekankan pentingnya pemberantasan pungli hingga ke level bawah. “Pungli kecil sekalipun bisa menimbulkan efek domino besar. Presiden benar ketika mengatakan, tidak ada toleransi bagi pelaku pungli,” tambahnya.
Dengan ketegasan Presiden dalam menjaga integritas birokrasi dan perlindungan investasi, MPR optimistis iklim usaha Indonesia akan semakin kompetitif dan mampu menarik lebih banyak investasi berkualitas demi kemajuan ekonomi nasional.









