NEWS SIBU – Mangsa Banjir di sejumlah wilayah mendapat perhatian serius dari Jamawi. Ia menegaskan bahwa jika tidak ada makanan bagi korban banjir, tanggung jawab sepenuhnya ada padanya. Pernyataan ini muncul saat Jamawi meninjau lokasi terdampak dan memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.

Jamawi memimpin tim untuk menyalurkan makanan dan kebutuhan pokok kepada keluarga yang rumahnya terendam banjir. Tim logistik bekerja sama dengan relawan dan aparat setempat untuk mendata jumlah korban, menyiapkan paket bantuan, serta mengatur distribusi agar tepat sasaran.
Baca Juga : Istana Johor kurnia 2,000 bubur lambuk buat rakyat Muar dan Johor Bahru
Selain menyalurkan makanan, Jamawi juga meninjau titik pengungsian sementara untuk memastikan kondisi aman dan layak bagi warga. Petugas membangun dapur umum, menyiapkan air bersih, serta memastikan akses fasilitas kesehatan untuk korban tetap tersedia.
Mangsa Banjir menghadapi risiko kesehatan dan keamanan akibat banjir yang merendam rumah dan lingkungan. Jamawi mendorong koordinasi antarinstansi untuk mempercepat penanganan dan mencegah kekurangan pasokan. Ia juga meminta masyarakat melaporkan kondisi darurat agar tim cepat merespons.
Distribusi bantuan tidak hanya mencakup makanan, tetapi juga obat-obatan, selimut, dan perlengkapan darurat lainnya. Jamawi menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, relawan, hingga warga sekitar, agar Mangsa Banjir dapat menerima bantuan secara merata.
Dengan langkah cepat dan koordinasi yang solid, Jamawi memastikan Mangsa Banjir memperoleh perhatian penuh. Komitmennya untuk bertanggung jawab menjadi motivasi tim di lapangan agar bantuan sampai tepat waktu, mengurangi penderitaan warga, dan menjaga keselamatan seluruh korban banjir.